BAB I. PEMBAHASAN
A. Pengolahan Data
1.1. Pengertian Pengolahan
Data
Data adalah suatu
penggambaran fakta , pengertian instruksi yang dapat disampaikan dan diolah
oleh manusia atau mesin.
Contoh : data berupa angka ,
karakter, alphabet, simbol, gambar, suara dll
Pengolahan data adalah Pengubahan
atau transformasi simbol-simbol seperti nomor dan huruf untuk tujuan
peningkatan kegunaannya.
Arti Lain dari pengolahan Data
1.2. Tujuan dan Fungsi Pengolahan
Data
Tujuan Pengolahan Data :
Untuk mengambil informasi asli
(data) dan darinya menghasilkan informasi lain dalam bentuk yang berguna
(hasil).
Informasi dapat dibagi tiga makna pokok
sebagai berikut :
1. Akurat
1. Akurat
2. Tepat pada Waktunya
3. Relevan
Fungsi dasar Pengolahan Data :
1. Mengambil program dan data
(masukan / input)
2. Menyimpan program dan data serta menyediakan
untuk pemrosesan
3. Menjalankan proses aritmatika dan
logika pada data yang disimpan
4. Menyimpan hasil antara dan hasil
akhir pengolahan.
5. Mencetak atau menampilkan data
yang disimpan atau hasil pengolahan.
1.3. Sistem Pengolahan Data Pada Komputer
1.3.1 Komponen Dasar Komputer untuk
Pengolahan Data
Komponen dasar dari komputer terdiri
dari :
1. Hardware
Hardware harus menyediakan 4 fungsi umum :
- Peralatan input
- Peralatan Pemrosesan (CPU)
- Penyimpanan primer dan sekunder
- Peralatan output
Hardware harus menyediakan 4 fungsi umum :
- Peralatan input
- Peralatan Pemrosesan (CPU)
- Penyimpanan primer dan sekunder
- Peralatan output
2. Software
Software adalah instruksi atau program untuk menjalankan sistem komputer.
Software terdiri dari software sistem dan software aplikasi.
1.3.2. Pengolahan Data Pada Komputer
Pengolahan data pada komputer meliputi :
1. Pengumpulan data
2. Pengubahan Data
Software adalah instruksi atau program untuk menjalankan sistem komputer.
Software terdiri dari software sistem dan software aplikasi.
1.3.2. Pengolahan Data Pada Komputer
Pengolahan data pada komputer meliputi :
1. Pengumpulan data
2. Pengubahan Data
3. Penyimpanan Data
4. Pembuatan Dokumen
1.4. Manfaat Pengolahan Data
Dengan
digunakannya pengolahan data elektronik, maka manfaat yang dapat diperoleh
adalah meminimalkan kebutuhan tenaga manusia , hal ini karena beberapa
pekerjaan dilakukan secara otomatis oleh peralatan bantuan seperti komputer .
Keuntungan lain adalah kemampuan komputer untuk memproses data lebih besar,
keakuratan yang lebih besar, kecepatan yang lebih besar, fasilitas pengendalian
otomatis dan pengolahan secara serentak.
B. Prototyping
2.1
Pengertian Prototyping
Prototyping merupakan salah satu metode pengembangan perangat lunak yang banyak digunakan. Dengan metode prototyping ini pengembang dan pelanggan dapat saling berinteraksi selama proses pembuatan sistem. Sering terjadi seorang pelanggan hanya mendefinisikan secara umum apa yang dikehendakinya tanpa menyebutkan secara detail output apa saja yang dibutuhkan, pemrosesan dan data-data apa saja yang dibutuhkan. Sebaliknya disisi pengembang kurang memperhatikan efesiensi algoritma, kemampuan sistem operasi dan interface yang menghubungkan manusia dan komputer.
Prototyping merupakan salah satu metode pengembangan perangat lunak yang banyak digunakan. Dengan metode prototyping ini pengembang dan pelanggan dapat saling berinteraksi selama proses pembuatan sistem. Sering terjadi seorang pelanggan hanya mendefinisikan secara umum apa yang dikehendakinya tanpa menyebutkan secara detail output apa saja yang dibutuhkan, pemrosesan dan data-data apa saja yang dibutuhkan. Sebaliknya disisi pengembang kurang memperhatikan efesiensi algoritma, kemampuan sistem operasi dan interface yang menghubungkan manusia dan komputer.
2.2 Tahapan-tahapan Prototyping
Tahapan-tahapan dalam Prototyping adalah sebagai berikut:
1. Pengumpulan kebutuhan
2. Membangun prototyping
3. Evaluasi prototyping
4. Mengkodekan sistem
5. Menguji sistem
6. Evaluasi Sistem
7. Menggunakan sistem
2.3 Keunggulan Prototyping
Keunggulan prototyping adalah:
1. Adanya komunikasi yang baik antara pengembang dan pelanggan
2. Pengembang dapat bekerja lebih baik dalam menentukan kebutuhan pelanggan
3. Pelanggan berperan aktif dalam pengembangan sistem
4. Lebih menghemat waktu dalam pengembangan sistem
5. Penerapan menjadi lebih mudah karena pemakai mengetahui apa yang diharapkannya.
2.4 Kelemahan Prototyping
Kelemahan prototyping adalah :
1. Pelanggan kadang tidak melihat atau menyadari bahwa perangkat lunak yang ada belum mencantumkan kualitas perangkat lunak secara keseluruhan dan juga belum memikirkan kemampuan pemeliharaan untuk jangja waktu lama.
2. Pengembang biasanya ingin cepat menyelesaikan proyek. Sehingga menggunakan algoritma dan bahasa pemrograman yang sederhana untuk membuat prototyping lebih cepat selesai tanpa memikirkan lebih lanjut bahwa program tersebut hanya merupakan cetak biru sistem.
3. Hubungan pelanggan dengan komputer yang disediakan mungkin tidak mencerminkan teknik perancangan yang baik
Prototyping bekerja dengan baik pada
penerapan-penerapan yang berciri sebagai berikut:
1. Resiko tinggi
Yaitu untuk maslaha-masalah yang tidak terstruktur dengan baik
2. Interaksi
pemakai
3. Perlunya
penyelesaian yang cepat
4. Perilaku
pemakai yang sulit ditebak
5. Sitem yang
inovatif
6. Perkiraan tahap
penggunaan sistem yang pendek
2.5 Tiga pendekatan utama
prototyping
Terdapat tiga Pendekatan Utama
Prototyping, yaitu :
· Throw-away
· Incremental
· Evolutionary
2.5.1 Dilihat Dari Sisi Manajemen
Disisi manajemen, terdapat beberapa masalah
potensial yang terkait dengan prototyping, seperti :
·
Waktu, membangun prototype
membutuhkan waktu, sehingga seringkali prototype dipakai jika waktunya cepat.
Hingga muncul istilah rapid prototyping.
·
Rencana, sebagian manajer proyek
tidak memiliki pengalaman untuk menyatukan proses prototyping dengan
keseluruhan rencana perancangan.
·
Fitur Non-fungsional, seringkali
fitur sistem yang paling penting merupakan fitur non-fungsional seperti safety
dan reliability, tidak disertakan dalam prototyping.
·
Kontrak, proses desain kadang
dibatasi oleh kontrak antara desainer dengan customer yang mempengaruhi aspek
tehnik dan manajerial.
2.5.2 Tehnik-tehnik Prototyping
Terdapat beberapa tehnik yang dapat
dipergunakan untuk membuat rapid prototype, seperti :
·
Storyboard
·
Simulasi Fungsi Terbatas
·
High-level Programming Support
Tidak ada komentar:
Posting Komentar